Pemprov Kaltim Berangkatkan Enam Pelajar untuk Seleksi Paskibraka Nasional 2026

Lenterajuang.com, Kaltim – Deretan pelajar terbaik Kalimantan Timur resmi diberangkatkan untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2026 di Jakarta. Keenam siswa tersebut sebelumnya berhasil melewati proses seleksi ketat di tingkat provinsi bersama puluhan peserta lainnya.

Enam pelajar yang mendapat kepercayaan mewakili Kalimantan Timur terdiri atas tiga putra dan tiga putri, yakni Aryasuta Samudrapati Riyanto dari SMA Negeri 5 Balikpapan, Galih Resky Pratama dari SMA Negeri 1 Tanah Grogot, Gus Luthfy Azka Nararya dari SMA YPVDP Bontang, Beatrice Geraldine Limbong dari SMA Negeri 2 Berau, Julita Rista Lestari dari SMA Negeri 1 Tabang, serta Melfana Akilah Putri dari SMA Negeri 7 Samarinda.

Mereka terpilih sebagai peserta terbaik dari total 58 pelajar yang mengikuti Seleksi Calon Paskibraka Provinsi Kalimantan Timur tahun 2026 yang dilaksanakan sepanjang Mei 2026.

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak, menyampaikan apresiasi atas pencapaian para pelajar tersebut. Ia berharap seluruh peserta mampu memberikan hasil terbaik saat mengikuti seleksi di tingkat pusat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang terpilih mewakili daerah untuk mengikuti seleksi nasional,” ujarnya saat penutupan Seleksi Calon Anggota Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Timur dan pusat di Aula BPSDM Kaltim, Sabtu (9/5/2026).

Dalam arahannya, Andi menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar tampil dalam upacara kenegaraan, melainkan amanah besar yang membutuhkan tanggung jawab, kedisiplinan, dan integritas tinggi.

Menurutnya, seorang anggota Paskibraka harus mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Karena itu, para peserta diminta menjaga sikap, perilaku, serta nama baik daerah selama mengikuti proses seleksi nasional.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam penggunaan media sosial mengingat anggota Paskibraka sering menjadi perhatian publik dan panutan generasi muda.

Selain menjaga sikap, para peserta diimbau untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan karena proses seleksi serta pelatihan di tingkat nasional membutuhkan stamina dan disiplin tinggi.

“Jaga kesehatan, pola makan, serta istirahat yang cukup. Kurangi aktivitas yang dapat mengganggu fokus selama proses seleksi berlangsung,” pesannya.

Andi turut menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kerja sama tim. Menurutnya, dalam Paskibraka seluruh anggota memiliki peran yang sama penting dalam menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih.

Ia berharap para pelajar yang terpilih mampu membawa nama baik Kalimantan Timur dan menunjukkan semangat nasionalisme, disiplin, serta jiwa kepemimpinan selama mengikuti seleksi nasional. Pungkasnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *