Lenterajuang.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mulai menyusun arah kebijakan anggaran untuk Tahun Anggaran 2027. Pada tahap awal, pembahasan masih berfokus pada pemetaan program yang dianggap penting untuk dilaksanakan.
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai 2 DPRD Kota Samarinda. Belum ada pembahasan secara rinci mengenai angka pendapatan maupun belanja daerah.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan pembahasan awal KUA masih diarahkan pada penentuan kegiatan yang masuk dalam skala prioritas.
“Masih umum-umum saja. Jadi kita berbicara pada kegiatan-kegiatan yang skala prioritas,” tuturnya.
Selain menentukan prioritas program, DPRD juga mempertimbangkan kondisi keuangan daerah dalam penyusunan APBD 2027. Helmi menegaskan belanja daerah harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal agar tidak terjadi ketimpangan antara pendapatan dan pengeluaran.
“Kalau bicara masalah pendapatan dan belanja nanti kita akan menyesuaikan dengan kemampuan fiskal kita. Jadi tidak lagi membelanjakan anggaran secara berlebihan sehingga tidak sesuai dengan target pendapatan,” terangnya.
Menurutnya, program yang akan dimasukkan dalam APBD 2027 harus benar-benar mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Terlebih, pemerintah daerah masih menghadapi kemungkinan adanya kebijakan efisiensi anggaran.
Sejumlah program strategis dengan kebutuhan anggaran besar disebut telah mulai direalisasikan. Karena itu, DPRD ingin anggaran ke depan lebih diarahkan pada program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Evaluasi juga dapat dilakukan terhadap belanja internal pemerintahan, terutama pengeluaran yang dinilai tidak mendesak.
“Yang sifatnya belanja yang tidak ada kepentingan dengan masyarakat, bisa saja nanti kita efisiensikan. Termasuk belanja-belanja operasional yang kira-kira sifatnya tidak mendesak,” jelas Helmi
Helmi berharap kemampuan pendapatan Samarinda pada 2027 tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan. Namun, angka pasti pendapatan dan belanja masih menunggu pembahasan lanjutan bersama TAPD.
Melalui pembahasan KUA tersebut, DPRD dan pemerintah daerah akan menyesuaikan rencana program dengan kondisi fiskal yang tersedia, sehingga APBD 2027 dapat digunakan secara lebih efektif untuk membiayai program prioritas dan kebutuhan masyarakat.














