Lenterajuang.com, Jakarta – Momentum konsolidasi internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ditandai dengan pelantikan jajaran pimpinan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB masa bakti 2026–2031 oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Agenda pelantikan tersebut digelar di Jakarta pada Selasa malam, 3 Februari 2026.
Dalam kesempatan itu, Cak Imin menegaskan bahwa para pengurus DPW yang baru saja dilantik mengemban tanggung jawab strategis, terutama dalam menjaga perolehan suara partai sekaligus menyiapkan langkah menghadapi Pemilu 2029. Ia menekankan pentingnya peran pengurus daerah dalam membawa panji PKB agar semakin diterima dan dicintai masyarakat luas.
Sebelum resmi dilantik, sebanyak 190 calon pimpinan DPW PKB dari seluruh Indonesia telah melewati tahapan seleksi yang panjang dan ketat. Cak Imin menjelaskan bahwa para kandidat diuji dari beragam aspek, mulai dari kondisi psikologis hingga kapasitas kepemimpinan. Hanya mereka yang memenuhi kriteria yang kemudian dipercaya untuk mengemban amanah selama lima tahun ke depan.
Lebih lanjut, Cak Imin mengingatkan bahwa tugas pengurus tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan elektoral. Para pengurus juga dituntut mampu melahirkan kader legislatif dan eksekutif yang berkualitas, mengelola serta mengawasi kinerja anggota DPR dan DPRD di daerah pemilihan masing-masing agar sejalan dengan arah kebijakan partai, serta hadir melayani masyarakat dengan prinsip “tiada hari tanpa membantu dan melayani.”
Menghadapi dinamika zaman yang terus berubah, Cak Imin meminta jajaran pengurus DPW untuk tidak terjebak pada pola kerja lama. “Pengurus baru ini harus terus belajar karena zaman sedang berubah. Dalam era disrupsi, semua dituntut memperbaiki pola kerja,” tegasnya.
Persiapan sejak awal ini menjadi bagian dari strategi besar PKB dalam menatap masa depan politik nasional. Dengan perencanaan yang matang dan penguatan struktur organisasi, PKB optimistis tidak hanya mampu mempertahankan basis suara, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik pada Pemilu 2029 mendatang.














